
Sewaktu masih kecil, seseorang cenderung mempunyai cita-cita yang tak terbatas. Zaman gue kecil dulu, dengan mudah ditemui anak-anak yang mengatakan dirinya ingin menjadi pilot, astronot, dokter, bahkan sampai ingin jadi presiden. Kelak akan menjadi apa anak-anak itu, siapa yang tahu. Apakah mereka masih mengingat apa yang terucap dari mulut mereka saat ditanyakan tentang cita-cita, siapa pula yang bisa menjamin.
Gue, lupa dulu waktu kecil pernah bercita-cita menjadi apa. Yang gue ingat adalah saat mulai beranjak besar, entah kenapa yang keluar dari mulut gue adalah; menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa, hehehehe. Ayo, siapa yang pernah mengatakan hal yang sama seperti gue? Padahal, tidak ada yang tidak mungkin, selama kita masih hidup dan masih bisa berusaha, kan?
Hari ini adalah hari dimana usia gue bertambah. Hari dimana, gue akan berkontemplasi tentang apa saja yang sudah gue lakukan selama dua puluh empat tahun ini. Mungkin gue akan merayakannya dengan mengingat-ingat kembali cita-cita masa kecil gue dan membandingkannya dengan keadaan gue sekarang. Atau mungkin gue akan merayakannya dengan larut dalam pekerjaan, karena ini hari Jumat, dan biasanya pekerjaan memang selalu menyita waktu gue, hehehe…
Tapi, yang pasti gue akan bersyukur pada Allah. Terima kasih untuk segala rezeki dan berkah yang gue dapatkan, semua kesempatan yang pernah gue raih. Dan juga pengharapan agar Allah selalu mengasihi orang-orang yang gue cintai. Terakhir, semoga Allah mencukupkan agar gue bisa menjadi manfaat bagi banyak orang. Amin



